Selamat Datang | Selamat datang "Mahasiswa Baru Pendidikan Sejarah Universitas Sriwijaya 2017" - Selamat Bergabung | Semoga artikel dan isi web HIMAPES Unsri ini dapat memberikan manfaat |17 AGUSTUS 1945-2016 "Perjuangan Bangsa Masih Berlanjut" MERDEKA!!! | Terima kasih sudah mengunjungi web kami | Viva Historia... #noHistory noFuture

Friday, 10 July 2020

Berwirausaha dari Hobi? Mengapa Tidak! Kepincut Art Lolos Seleksi PMW Universitas Sriwijaya 2020

Penulis : A. A.  I   Pembina : Adhitya Rol Asmi, S. Pd., M.Pd.


Sabtu, 11 Juli 2020   12:49 WIB
 
Palembang -  Indralaya, Himapes.com - Program Mahasiswa Wirausaha atau PMW merupakan wadah bagi mahasiswa yang ingin berwirausaha untuk tingkat fakultas di Perguruan Tinggi baik itu Negeri maupun Swasta. Program Mahasiswa Wirausaha ini juga merupakan salah satu program Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) yang ditujukan kepada seluruh perguruan tinggi negeri dan beberapa perguruan tinggi swasta yang terseleksi. Universitas Sriwijaya (UNSRI) merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang mengikuti program tersebut dan fenomena ekonomi ini menjadi hal yang serius demi memajukan kesejahteraan mahasiswa.
Dari kiri : Imam - Marlin - Efriansyah - Angga - Pendi
Dalam satu tahun sekali, UNSRI menggelar PMW agar mahasiswa tidak hanya mantap di bidang akademik namun juga hebat dalam hidup berdikari. Di tahun ini, sebanyak 168 ekonomi kreatif mahasiswa UNSRI lolos seleksi. Salah satu dari dua ekonomi kreatif  yang kita kupas dari Program Studi Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ialah Kepincut Art. Berikut susunan ketua – anggota dari Kepincut Art ini:

CEO: Efriansyah
Marketing Manager: Angga
Production Manager: Imam Lazio Rianda
Administration Manager: Pendi Kurniawan 
Operational Manager: Marlin

Berbekal karena hobi serta memanfaatkan era digital, Kepincut Art bergerak dalam hal jasa serta menjual segala macam produk yang berhubungan dengan desain grafis seperti pembuatan logo, desain banner, desain poster, pamflet, dan segala jenis desain lain nya serta menjual ‘Bingkai Art’ sesuai keinginan konsumen. Yang mana Bingkai Art itu merupakan foto yang telah didesain plus dihias dengan menggunakan bingkai lalu dikemas semenarik mungkin. Bingkai Art ini bisa dijadikan sebagai kado untuk ulang tahun maupun wisuda. 
Uniknya, seluruh ‘aktor’ Kepincut Art ini merupakan teman ‘satu tongkrongan’ juga satu angkatan (2018) dikelas yang sama serta program studi yang sama sehingga nama dari usaha ini pun sekilas terdengar nyeleneh.
“ Hal ini di karenakan kami menamakan geng kami kepincut squad. Kepincut di ambil dari kantin tempat biasa kami kumpul saat makan siang di kampus. Nama kepincut begitu khas untuk kantin tersebut dan kami pun menggunakan nya untuk menamai usaha kami dengan nama Kepincut Art. Dan art merupakan seni yang bermakna sesuatu yang kami hasilkan dalam usaha ini juga merupakan karya seni yang bukan hanya mengandung nlai estetika tapi juga memiliki nilai jual”, ujar Production Manager Imam Lazio Rianda via Whatsapp.
Background berdirinya Kepincut Art juga sangat unik. Dimana mereka dapat mengemas ide - ide yang sama dengan cara yang kreatif.
“Kepincut Art itu berawal dari ide saya selaku production manager di kepincut art sekarang. Saya bisa desain grafis dan terkadang saya mendapat pesanan dari teman saya untuk membantu mereka. Tapi satu hal yang ga bisa saya terima dari mereka adalah apabila mereka membayar saya. Hal itulah yg buat saya berpikir untuk bagaimana caranya agar saya bisa leluasa untuk menerima bayaran dari orang yang memakai jasa saya. Hal itu bertepatan dengan adanya Program Mahasiswa Wirausaha, sehingga saya mempinya ide untuk mengikut sertakan Kepincut Art ke dalam PMW tahun ini”, lanjut Imam.
Imam menambahkan,  proses Kepincut Art dalam seleksi PMW ini berjalan cukup ‘alot’. Bagaimana tidak, mereka sempat menunda mengirimkan proposal pada tenggang waktu hingga akhirnya diperpanjang oleh pihak UNSRI.
“Penuh dengan perjuangan. Dengan ridho Allah Swt. juga dorongan yang selalu diberikan oleh Pak Adhitya Rol Asmi, S.Pd., M.Pd. selaku pembina kami menjadikan kami menjadi tim yang kompak sehingga mampu melewati proses hingga lolos. Kami melewati tahap 1 dengan sangat dramatis. Tahap 1 itu adalah pengiriman proposal. Dalam pembuatan proposal kami bekerja sama menghadapi segala macam kesulitan dalam proses pembuatannya. Hingga akhirnya selesai saat waktu pengiriman proposal berakhir. Syukur alhamdulillah kami masih memiliki kesempatan setelah waktu pengiriman proposal nya di perpanjang ….”,
“Pada saat pengumuman tahap pertama alhamdulillah kami lulus dan lanjut ke tahap kedua. Dalam tahap kedua tantangan lebih berat lagi. Permasalahan geografis anggota kami juga menjadi kendala yang memaksa kami mau tidak mau harus bergerak bertiga saja. Tapi alhamdulillah kami bisa slesai melewati tahap wawancara dengan baik dan sangat optimis bisa lulus PMW tahun ini. Hingga akhirnya do'a kami terkabul. kepincut Art berhasil lulus PMW dan menjadi salah satu dari dua PMW Himapes tahun ini”, jelas Imam.
Bukan sembarang “teman tongkorongan”, mereka dapat menuangkan visi misi mereka kedalam kegiatan yang digemari khalayak juga menghasilkan pundi-pundi rupiah. Visi Kepincut Art adalah ‘Membuat usaha jasa design yang kreatif dan berkualitas agar bisa membantu kebutuhan dan keperluan konsumen’ dengan Misi,
1. Memberikan pelayanan yang memuaskan pelanggan;
2. Mengutamakan kepuasan pelanggan adalah motivasi kami; dan
3. Menjaga produk jasa yang kami tawarkan.
“ Harapan kami terdekat adalah semoga usaha ini bisa menjalankan amanah dana yang diberikan dengan baik. Memperoleh konsumen yang banyak dan merasa terpuaskan dengan pelayanan kami sehingga menjadi penunjang dalam keikut sertaan kami pada PMW tahun depan. Aamiin”, ambisi Imam dkk.
Bagaimana guys hebat bukan? Tertarik dengan jasa yang mereka tawarkan? Untuk pemesanan dapat dihubungi via Direct Message Instagram @kepincut_art dan via Whatsapp 0852-6727-0444 serta telepon 0897-5562-717.


“Berhenti membuat rencana, MELANGKAHLAH!” 
---- Bob Sadino ----

Reactions:

0 comments:

Post a comment

Recent Posts