Selamat Datang | Selamat datang "Mahasiswa Baru Pendidikan Sejarah Universitas Sriwijaya 2017" - Selamat Bergabung | Semoga artikel dan isi web HIMAPES Unsri ini dapat memberikan manfaat |17 AGUSTUS 1945-2016 "Perjuangan Bangsa Masih Berlanjut" MERDEKA!!! | Terima kasih sudah mengunjungi web kami | Viva Historia... #noHistory noFuture

Friday, 1 April 2016

Peninggalan Masa Hindu Budha di Kota Palembang: Situs Candi Angsoka

Situs Candi Angsoka: Antara Makam Keramat dan Peninggalan Kebudayaan Yang Terlantarkan
Situs Candi Angsoka terletak pada sebidang tanah di Jalan Candi Angsoka (±70 m dari Jl Jend. Sudirman), Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang. Pada sudut tenggara areal situs terdapat makam keramat Madi Angsoka (Seorang penguasa kerajaan Palembang). Di sekeliling situs merupakan areal pemukiman penduduk. Keadaan permukaan tanah situs lebih tinggi 1-2 meter dibandingkan permukaan tanah sekitarnya (Purwanti, 2000:13)
Gambar 21. Lokasi Situs Candi Angsoka dilihat dari satelit

      

Gambar. Lokasi Situs yang berada diantara rumah penduduk

            Tinggalan masa lampau yang terdapat di areal situs berupa struktur bata, balok batu (Gamping Tuufan), dan bakal Yoni (Unfinish (Unfinish Yoni) yang digunakan dalam pembangunan candi, serta arca Singa Xiling.

a. Bakal Yoni (Unfinish Yoni)

Bakal Yoni ini berukuran 112 x 130 x 130 cm. Lubang Yoni di bagian atasnya berbentuk segitiga sama sisi dengan ukuran 25 x 25 x 25 cm. Artefak ini terbuat dari batu gamping. Penemuan batu Yoni ini mengindikasikan wilayah situs candi Angsoko terdapat pembangunan sarana pemujaan Hindu. Tinggalan ini masih dapat ditemukan di Situs Candi Angsoka.

Gambar 22. Bakal Yoni (Dok. Pribadi)

b.   Arca Singa Xilling
Arca ini ditemukan di wilayah Candi Angsoka. Biasanya diletakan di tempat-tempat yang dianggap keramat seperti di depan percandian. Tujuannya adalah untuk menangkal makhluk jahat. Arca ini sekarang di simpan di Museum Sriwijaya TWBKS.





Gambar 23. Arca Singa Xiling (Dok. Pribadi)




c. Arca Ganesha
Gambar. Arca Ganesha

Sekitar 500 meter dari situs Candi Angsoka tepatnya di Jalan Mayor Ruslan, ditemukan sebuah Arca Ganesha dengan ukuran tinggi 175 cm, lebar 110 cm, dan tebal 70 cm ditemukan di halaman rumah penduduk ketika pekerja sedang menggali untuk membuat pondasi. Berdasarkan gaya seninya arca Ganesha ini berlanggam Jawa Tengah yang berkembang pada sekitar abad ke 9-10 M. Robert Brown (peneliti arkeologi) berpendapat bahwa arca Ganesha ini dibuat pada abad ke 8 masehi. Arca Ganesha ini menjadi sarana pemujaan yang bersifat Hindu. Arca ini disimpan di Pelataran Museum Sultan Mahmud Badaruddin II.


Sumber:
1. _____.1994. Situs-situs Masa Klasik di Kota Palembang. Palembang: Pemda Tingkat I Prov. Sumatera Selatan.
2. Utomo, Bambang Budi, dkk. 2012. Kota Palembang: Dari Wanua Sriwijaya Menuju Palembang Modern. Palembang: Pemerintah Kota Palembang.\
3 ._____. 2007. Menelusuri Jejak-Jejak Peradaban Di Sumatera Selatan. Palembang: Balai Arkeologi Palembang.
4. Poesponegoro. M.D. dan Nugroho Notosusanto. 2010. Sejarah Nasional Indonesia II: Zaman Kuno. Jakarta: Balai Pustaka.
5. Purwanti, Retno. 2000. Laporan Penelitian: Situs Candi Angsoka Kotamadya Palembang. Palembang: Balai Arkeologi Palembang.

Reactions:

0 comments:

Post a Comment

Recent Posts