Selamat Datang | Selamat datang "Mahasiswa Baru Pendidikan Sejarah Universitas Sriwijaya 2017" - Selamat Bergabung | Semoga artikel dan isi web HIMAPES Unsri ini dapat memberikan manfaat |17 AGUSTUS 1945-2016 "Perjuangan Bangsa Masih Berlanjut" MERDEKA!!! | Terima kasih sudah mengunjungi web kami | Viva Historia... #noHistory noFuture

Wednesday, 9 April 2014

Candi Bumi Ayu "Identitas Hindu di Sumatera Selatan"

Candi Bumi Ayu "Identitas Hindu di Sumatera Selatan"
Oleh: Kms. Gerby Novario
Desember 2013
Email: gerbynovario@gmail.com

CANDI BUMI AYU DALAM CATATAN "DITEMUKAN DAN REKONSTRUKSIKAN"
Candi Bumi Ayu terletak di suatu desa yang terletak di kabupaten Muaraenim, yaitu di Desa Bumi Ayu, kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Kompleks Percandian Bumi Ayu memiliki berbagai peninggalan – peninggalan dari zaman Kerajaan berupa bangunan, patung, ukiran – ukiran bangunan, barang – barang keramik. Candi Bumi Ayu memiliki 8 bangunan inti, penamaan candi-candi yang ada di bumi ayu berdasarkan nomor penemuan candi, yang dari bagian candi itu sendiri terdiri dari 8 bangunan, yang berarti sampai candi ke 8.
Situs Bumiayu pertama kali dilaporkan oleh E.P Tombrink pada tahun 1864 dalam Hindoe Monumenten in de Bovenlanden van Palembang. Dalam kunjungannya di daerah Lematang Ulu dilaporkan adanya peninggalan-peninggalan Hindu berupa arca dari trasit berjumlah 26 buah, diantaranya berupa arca Nandi, sedang di daerah Lematang Ilir ditemukan runtuhan candi dekat Dusun Tanah Abang, dan sebuah relief burung kakatua yang sekarang disimpan di Museum Nasional. Kemudian pada tahun 1904 seorang kontrolir Belanda bernama A.J Knaap melaporkan bahwa di wilayah Lematang ditemukan sebuah runtuhan bangunan bata setinggi 1,75 meter, dan dari informasi yang diperoleh bahwa reruntuhan tersebut merupakan bekas keraton Gedebong-Undang. JLA Brandes juga melakukan penelitian pada tahun yang sama. Di dalam majalah Oudheidkundig Verslag, FDK. Bosch menyebutkan bahwa di Tanah Abang ditemukan sudut bangunan dengan hiasan makhluk ghana dari terrakota, sebuah kemuncak bangunan berbentuk seperti lingga, antefiks, dan sebuah arca tanpa kepala. Tahun sebelumnya yaitu tahun 1923 Westenenk melakukan hal yang sama.
Kemudian pada tahun 1990 an dilakukan pemugaran terhadap candi dan gundukan yang diduga terdapat bangunan candi, serta melakukan penelitian dari bagian candi-candi yang ada. Pada awal penemuannya bangunan Candi yang ada, tertutup oleh tanah dan berbentuk gundukan tanah, dan hanya sedikit bagian yang terdapat di permukaan tanah, kemudian pada tahun 1992 di lakukan tindakan pemugaran yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.
Berdasarkan penjelasan dari Bapak Tri Marhaini dari Balai Arkeologi Sumatera Selatan, bangunan Candi Bumi Ayu sendiri susunannya tidak terpusat melainkan menyebar, candi Bumi Ayu merupakan Candi yang beraliran Hindu Tantrayana.

Kantor Unit Eskavasi Candi Bumi Ayu

Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Sriwijaya saat mendengar penjelasan dari salah satu arkeolog Sumatera Selatan mengenai Bangunan Candi Bumi Ayu

 Salah Satu Bangunan Candi Bumi Ayu yang masih dalam tahap eskavasi, serta salah satu gundukan tanah yag diindikasi terdapat bagian candi di dalamnya
 Tim pengamat dari Himpunan Mahasiswa Sejarah Universitas Sriwijaya saat tengah observasi struktur bangunan candi.

 Upaya yang dilakukan pemerintah guna melestarikan bangunan peninggalan kebudayaan Hindu di Sumatera Selatan dengan membuat pembatas agar candi tidak rusak oleh tangan-tangan jahil pengunjung



 Runtuhan dari bekas peninggalan Banguan Candi ke 7 yang ditemukan pada saat penggalian oleh Tim Arkeologi.

Foto-foto pada saat eskavasi yang dilakukan Tim Arkeologi Sumatera Selatan pada tahun 1990-an.
__________________________________________________________________________________
Foto peninggalan barang dan arca yang ditemukan di Kompleks Candi Bumi Ayu.




 __________________________________________________________________________________

Tim dan Kru




 __________________________________________________________________________________
Sampai disini dulu yaa mimin cerita, nanti kapan2 mimin bagi lagi deh pengetahuan lainnya......
Semoga apa yang teman2 baru baca bermanfaat, terima kasih
VIVA HISTORIA

KULIAH LAPANGAN KE SITUS BERSEJARAH DI KOTA PALEMBANG
MAHASISWA PENDIDIKAN SEJARAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Sekretariat :Laboratorium Sejarah, Jalan Raya Palembang-Prabumulih Km.32
 Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan
___________________________________________________________________________________
Informasi:
E-mail : sejarah.unsri@gmail.com
  gerbynovario@gmail.com

Kontak: 08973038826
Reactions:

0 comments:

Post a Comment

Recent Posts