Selamat Datang | Selamat datang "Mahasiswa Baru Pendidikan Sejarah Universitas Sriwijaya 2017" - Selamat Bergabung | Semoga artikel dan isi web HIMAPES Unsri ini dapat memberikan manfaat |17 AGUSTUS 1945-2016 "Perjuangan Bangsa Masih Berlanjut" MERDEKA!!! | Terima kasih sudah mengunjungi web kami | Viva Historia... #noHistory noFuture

Sunday, 13 April 2014

Latar Belakang Munculnya Nasionalisme di Cina

Latar Belakang Munculnya Nasionalisme di Cina
Oleh: Kms. Gerby Novario
November 2013
Email: gerbynovario@gmail.com

Cina... bila kita menyebutkan satu kata yang cuma terdiri dari 4 huruf tapi dengan jutaan lembar sejarahnya. Cina atau juga disebut "Tiongkok" menjadi salah satu negara yang memiliki daya tarik tersendiri untuk dibahas dan juga memiliki kedekatan budaya dan sejarah yang panjang dengan negeri kita "Indonesia". Menjadi salah satu negara dengan jumlah populasi manusianya yang paling besar di dunia dengan berbagai budayanya. Pada Kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai Nasionalisme di Cina, ya sebenarnya tulisan ini merupakan tugas yang diberikan untuk mata kuliah "Asia Timur" dari pada materinya hanya tersimpan dalam lembar kertas hingga "buluk" lebih baik penulis masukan saja di web ini sekalian juga berbagi pengetahuan ke khalayak "maya" demi kemaslahatan umat. Oke langsung saja dibaca...


Gamabr 1. Negeri Cina (warna orange) dalam peta dunia. (Sumber: www.google/com/image)

Penyelewengan dan Kelemahan Dinasti Manchu.
   Dinasti Manchu memerintah di Cina pada tahun 1644-1911 M. Pemerintahan ini merupakan pemerintahan asing, karena bangsa Manchu sendiri bukan merupakan bangsa Cina asli. Maka tidak mengherankan bahwa rakyat Cina seperti bangsa yang terjajah di tanah sendiri dan merasakan penderitaan serta banyaknya keburukan dan penyelewengan penyelewangan, hal demikian yang membuat rakyat Cina bangkit untuk melawan dan membebaskan diri dari cengkeraman bangsa asing tersebut. Adapun penyebab-penyebab antara lain:

Read More...

Wednesday, 9 April 2014

Candi Bumi Ayu "Identitas Hindu di Sumatera Selatan"

Candi Bumi Ayu "Identitas Hindu di Sumatera Selatan"
Oleh: Kms. Gerby Novario
Desember 2013
Email: gerbynovario@gmail.com

CANDI BUMI AYU DALAM CATATAN "DITEMUKAN DAN REKONSTRUKSIKAN"
Candi Bumi Ayu terletak di suatu desa yang terletak di kabupaten Muaraenim, yaitu di Desa Bumi Ayu, kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Kompleks Percandian Bumi Ayu memiliki berbagai peninggalan – peninggalan dari zaman Kerajaan berupa bangunan, patung, ukiran – ukiran bangunan, barang – barang keramik. Candi Bumi Ayu memiliki 8 bangunan inti, penamaan candi-candi yang ada di bumi ayu berdasarkan nomor penemuan candi, yang dari bagian candi itu sendiri terdiri dari 8 bangunan, yang berarti sampai candi ke 8.
Situs Bumiayu pertama kali dilaporkan oleh E.P Tombrink pada tahun 1864 dalam Hindoe Monumenten in de Bovenlanden van Palembang. Dalam kunjungannya di daerah Lematang Ulu dilaporkan adanya peninggalan-peninggalan Hindu berupa arca dari trasit berjumlah 26 buah, diantaranya berupa arca Nandi, sedang di daerah Lematang Ilir ditemukan runtuhan candi dekat Dusun Tanah Abang, dan sebuah relief burung kakatua yang sekarang disimpan di Museum Nasional. Kemudian pada tahun 1904 seorang kontrolir Belanda bernama A.J Knaap melaporkan bahwa di wilayah Lematang ditemukan sebuah runtuhan bangunan bata setinggi 1,75 meter, dan dari informasi yang diperoleh bahwa reruntuhan tersebut merupakan bekas keraton Gedebong-Undang. JLA Brandes juga melakukan penelitian pada tahun yang sama. Di dalam majalah Oudheidkundig Verslag, FDK. Bosch menyebutkan bahwa di Tanah Abang ditemukan sudut bangunan dengan hiasan makhluk ghana dari terrakota, sebuah kemuncak bangunan berbentuk seperti lingga, antefiks, dan sebuah arca tanpa kepala. Tahun sebelumnya yaitu tahun 1923 Westenenk melakukan hal yang sama.
Kemudian pada tahun 1990 an dilakukan pemugaran terhadap candi dan gundukan yang diduga terdapat bangunan candi, serta melakukan penelitian dari bagian candi-candi yang ada. Pada awal penemuannya bangunan Candi yang ada, tertutup oleh tanah dan berbentuk gundukan tanah, dan hanya sedikit bagian yang terdapat di permukaan tanah, kemudian pada tahun 1992 di lakukan tindakan pemugaran yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.
Berdasarkan penjelasan dari Bapak Tri Marhaini dari Balai Arkeologi Sumatera Selatan, bangunan Candi Bumi Ayu sendiri susunannya tidak terpusat melainkan menyebar, candi Bumi Ayu merupakan Candi yang beraliran Hindu Tantrayana.

Kantor Unit Eskavasi Candi Bumi Ayu

Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Sriwijaya saat mendengar penjelasan dari salah satu arkeolog Sumatera Selatan mengenai Bangunan Candi Bumi Ayu

 Salah Satu Bangunan Candi Bumi Ayu yang masih dalam tahap eskavasi, serta salah satu gundukan tanah yag diindikasi terdapat bagian candi di dalamnya
 Tim pengamat dari Himpunan Mahasiswa Sejarah Universitas Sriwijaya saat tengah observasi struktur bangunan candi.

 Upaya yang dilakukan pemerintah guna melestarikan bangunan peninggalan kebudayaan Hindu di Sumatera Selatan dengan membuat pembatas agar candi tidak rusak oleh tangan-tangan jahil pengunjung



 Runtuhan dari bekas peninggalan Banguan Candi ke 7 yang ditemukan pada saat penggalian oleh Tim Arkeologi.

Foto-foto pada saat eskavasi yang dilakukan Tim Arkeologi Sumatera Selatan pada tahun 1990-an.
__________________________________________________________________________________
Foto peninggalan barang dan arca yang ditemukan di Kompleks Candi Bumi Ayu.




 __________________________________________________________________________________

Tim dan Kru




 __________________________________________________________________________________
Sampai disini dulu yaa mimin cerita, nanti kapan2 mimin bagi lagi deh pengetahuan lainnya......
Semoga apa yang teman2 baru baca bermanfaat, terima kasih
VIVA HISTORIA

KULIAH LAPANGAN KE SITUS BERSEJARAH DI KOTA PALEMBANG
MAHASISWA PENDIDIKAN SEJARAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
Sekretariat :Laboratorium Sejarah, Jalan Raya Palembang-Prabumulih Km.32
 Ogan Ilir, Provinsi Sumatra Selatan
___________________________________________________________________________________
Informasi:
E-mail : sejarah.unsri@gmail.com
  gerbynovario@gmail.com

Kontak: 08973038826

Tuesday, 8 April 2014

Seminar Nasional Sejarah Indonesia I

    Sehubungan akan diadakan Seminar Nasional Sejarah I oleh Universitas Sriwijaya dan Masyarakat Sejarahwan Indonesia pada tanggal 7 Juni 2014 di Gedung Serba Guna Pasca Sarjana Unsri Palembang, maka dengan ini kami selaku pengurus resmi, panitia dan official Himpunan Mahasiswa Sejarah FKIP Universitas Sriwijaya mengabarkan kepada saudara-saudara sekalian diseluruh penjuru Indonesia baik itu Dosen, Mahasiswa, Peneliti Sejarah, Pemerhati Sejarah dan Budaya dll untuk meramaikan Seminar ini yang bertemakan "Merekat Nasionalisme Melalui Relasi Melayu Nusantara Dibidang Pendidikan, Sejarah, dan Budaya"

Thursday, 3 April 2014

Wisata Ke Kepulauan Bangka Belitung

Ingin jalan-jalan?? tapi gak tau tempat wisata yang menarik, gak perlu jauh-jauh ke luar negeri, di dalam negeri pun terhampar ribuan tempat wisata yang sangat mengagumkan dan yang pastinya gak kalah jauh dengan tempat wisata yang ada di luar negeri. Salah satu dari sekian ribu tempat wisata yang menarik di Indonesia yakni berwisata ke kepulauan Bangka Belitung. Dijamin deh gak bakalan rugi datang kesana. karena itu salah satu mahasiswa Pendidikan Sejarah Unsri yakni Rigo Firmanto dkk membuat film pendek tentang wisata ke kepulauan Bangka. Well langsung aja intip keindahan kepulauan Bangka Belitung yah guyss,
 
Kepulauan Bangka, Provinsi Bangka Belitung, Indonesia 

Kepulauan Bangka Dilihat dari Satelit


 
Sebuah batu Granit Raksasa di salah satu Pantai Kepulauan Bangka


Mercusuar buatan Inggris di Tanjung Kalian

klik aja link yang udah disisipkan ini. oh yah guys kalo udah liat mohonnya likenya yaah, haha :D Terima kasih...
100% Love Indonesia

Suatu Kebanggan Anak Bangsa

Recent Posts